Tampilkan postingan dengan label Bola. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bola. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 19 April 2014

5 Pesepakbola Yang Dianggap Pengkhianat Di Dunia

Sebagai seorang pemain sepakbola, klub memang menjadi prioritas. Bagaimanapun juga, seorang pemain seharusnya membela klub yang menaunginya untuk sebuah kemenangan serta kemakmuran.

Lantas apa jadinya jika seorang pemain justru mengkhianati klub yang menaungi dan membesarkan namanya? Tentu itu adalah hal terburuk dalam sepakbola. Nah, kali ini, merdeka.com menghadirkan deretan pemain sepakbola yang dicap sebagai pengkhianat oleh fans.

Penasaran siapa saja mereka? Simak ulasannya berikut ini.

1.Luis Figo


Jika Anda mengenakan jersey bertuliskan Figo di Kota Barcelona (ibukota Katalonia/ Catalan), hampir dipastikan Anda tidak akan selamat. Hal ini disebabkan oleh cerita Luis Figo di kota tersebut.

Pada tahun 1995, Barcelona memboyong pemain berkebangsaan Portugal ini dari Sporting CP. Figo bermain bersama Blaugrana selama 5 musim. Kemampuannya dalam permainan ditunjukkan dengan sangat brilian. Tak khayal, Figo dicintai fans karena berhasil membawa El Barca memenangi beberapa trofi.

Namun pada tahun 2000, sebuah keputusan krusial diambil Figo. Dia tidak mau memperpanjang kontraknya dan memilih pindah. Jika dia pindah saja, itu masih hal yang wajar. Namun apa yang terjadi? Figo justru hengkang ke klub rival abadi Barcelona, yaitu Real Madrid. Kontan saja hal tersebut menyulut kemarahan para fans.

Hingga 2 musim setelah kepindahan Figo ke Madrid, dia masih tetap diejek, dibully, bahkan tragedi yang paling diingat adalah saat dia dilempari kepala babi oleh salah seorang fans di lapangan. Hingga saat ini, di kota Barcelona sana seakan haram ada kostum sepakbola bertuliskan Figo, baik jersey Barcelona, Madrid, Portugal, atau klub manapun.

2.Ronaldo Luiz


Tak ada yang menyangkal kemampuan mengolah bola Si Plontos dari Brasil ini. Siapa lagi kalau bukan Luiz Nazario Da Lima Ronaldo, atau biasa disebut Luis Ronaldo.

Namun di balik nama besar Ronaldo, ada cerita menyakitkan, khususnya bagi publik Milan. Kala itu, Ronaldo bermain untuk Inter Milan sejak tahun 1997. Dia tampil sangat impresif. Bahkan saat bermain untuk timnas Brasil, dia sangat berperan hingga mengantarkan negaranya ke partai final Piala Dunia 1998 untuk bertemu tuan rumah Prancis. Namun sayang, dia dihantam cedera parah kala itu dan gagal menjadi juara dunia.

Setelah itu, Ronaldo kembali dilanda cedera yang lebih parah di musim ketiganya bersama Inter Milan. Hingga dia harus absen lama. Bahkan dalam semusim dia hanya tampil sebanyak 7 kali saja dan mencetak 3 gol. Setelah sembuh, dia memulai penampilan pertamanya di Copa Italia tahun 2000 melawan Lazio. Naas, tampil 7 menit, lututnya kembali cedera. Musim keempat di Inter Milan pun berakhir tragis bagi Ronaldo.

Setelah 2 kali operasi dan penyembuhan 20 bulan, Ronaldo akhirnya sembuh dan tampil apik. Terbukti dia mampu memperkuat timnas Brasil di Piala Dunia 2002 di Korea-Jepang. Dia pun membawa negaranya menjadi juara sekaligus dia menyandang predikat sebagai top skor kala itu. Inter Milan pun sangat bangga, Ronaldo telah kembali. Sang Mega Bintang akan bersinar bersama Inter Milan.

Namun sebuah proposal dengan banderol 39 juta poundsterling untuk Ronaldo dari Real Madrid membuyarkan impian Inter Milan. Dia pun setuju dan bergabung dengan El Real. Kontan saja fans Inter Milan marah. Klub telah melakukan penyembuhan Ronaldo dan membuatnya mampu kembali tampil di lapangan, namun justru pengkhianatan yang diterima.

3.Robin van Persie


Robin van Persie adalah maskot sekaligus kapten Arsenal. Dia bermain sejak musim 2004-2005 setelah diboyong dari Feyenoord dengan nilai transfer 2,75 juta poundsterling.

Ia melalui musim yang luar biasa dengan Arsenal, bermain bersama bintang Thierry Henry dan menjadi tumpuan lini depan serta mesin gol bagi klub Arsenal semenjak hijrahnya Thierry Henry. Bersama Cesc Fabregas, Samir Nasri mereka pernah menjadi pemain sentral dan menakutkan di Arsenal berkat polesan manajer Arsene Wenger.

Namun tidak bertahan lama setelah Cesc Fabregas dan Samir Nasri memutuskan pergi dengan alasan ingin memenangkan banyak gelar. Pada 16 Agustus 2011, ia diplot sebagai kapten Arsenal, karena dia layak dan sudah menjadi bagian dari legenda Arsenal berkat kontribusinya. Van Persie selesai sebagai topskorer di Liga Premier dengan 30 gol, dan menjadi 8 pemain Arsenal pencetak gol terbanyak dengan total 132 gol.

Namun semua prestasinya seakan buyar, setelah 15 Agustus 2012 lalu, van Persie resmi menjadi milik Manchester United, yang notabene adalah salah satu rival Arsenal. Kala itu, fans Arsenal sangat membencinya, karena mereka sudah terlanjur jatuh cinta pada sosok Persie.

Di musim pertamanya bersama Red Devils, di mencetak gol kala bermain melawan Arsenal. Kala itu dia tak melakukan selebrasi. Namun di musim kedua, van Persie kembali mencetak gol ke gawang Arsenal, dan dia melakukan selebrasi di depan pendukung Arsenal. Alhasil, namanya yang sudah dulu cacat kembali dicerca. Bahkan, di sosial media, Persia dituding sebagai pengkhianat klub oleh para fans Arsenal.

4.Wayne Rooney


Siapa yang tak kenal pemain yang satu ini. Dia adalah pemain yang cukup berbakat. Dia menghabiskan masa kecilnya di Everton, bahkan telah bergabung dengan tim muda Everton sejak usia 11 tahun. Dia membuat debut profesional pada tahun 2002 pada usia 16 tahun bersama klub tersebut.

Rooney juga mengklaim bahwa dirinya akan setia pada Everton. Dia menunjukkannya setelah mencetak gol di final FA Youth Cup dan berselebrasi menunjukkan kaos bertuliskan 'ONCE A BLUE ALWAYS A BLUE' atau yang berarti sekali biru selamanya tetap biru. Kontan saja, fans Everton sangat bahagia, setidaknya mereka memiliki klub dengan masa depan cerah bersama Rooney.

Dua tahun berselang, Rooney mengingkari perkataannya sendiri. Dia menyetujui kontrak bernilai tinggi dengan Manchester United. Dia tak hanya menghancurkan perkataannya sendiri, dia bahkan melakukan hal yang tak pantas. Bagaimana tidak, setelah berkostum Red Devils, Rooney melakoni sebuah pertandingan EPL melawan mantan klubnya, Everton. Kala itu, dia berhasil mencetak gol dan selebrasinya sangat menyakitkan.

Rooney berlari ke arah penonton dan fans everton dan mencium logo Manchester United di depan para pendukung Everton. Seakan dia lupa akan klub yang membesarkan namanya. Seketika itu juga, Rooney dianggap pengkhianat bagi publik Everton.

5.Sol Campbell


Sol Campbell hingga saat ini masih menyandang predikat sebagai pemain pengkhianat nomor satu di tanah Inggris. Label tersebut didapat setelah kepindahannya ke Arsenal pada bursa transfer musim panas 2001.

Klub pertamanya adalah Tottenham Hotspur. Dia membela Spurs selama kurang lebih 10 musim sejak tahun 1992. dia sudah mencatatkan prestasi gemilang bersama Spurs. Campbell mencatat 255 penampilan dan mempersembahkan 10 gol. Dia merupakan bek paling tangguh kala itu.

Memang untuk bermain di Liga Champions Eropa adalah mimpi semua pemain, termasuk Campbell. Dia pun dengan terpaksa pindah ke klub rival Spurs, yaitu Arsenal. Hal itu sangat menyakitkan bagi para fans. Terlebih lagi pindah ke klub rival dengan status bebas transfer, alias gratisan. Tentu itu tidak bisa diterima.

Para penggemar Spurs hingga saat ini akan memanggil Campbell dengan sebutan 'judas', yang berarti 'pengkhianat.
readmore »»  

Sabtu, 22 Maret 2014

10 Nama Besar Pemakai Nomor Punggung 10 Di Barcelona

Nomor punggung para pemain sepak bola adalah sebuah pilihan untuk menentukan identitas. Tak jarang, nomor punggung dijadikan sebagai 'malaikat keberuntungan', angka keramat, dan sebagainya.

Para pemain selalu memiliki alasan mengapa memilih nomor punggung yang dikenakannya di jersey klub yag dibelanya. Ada yang mengatakan berdasarkan angka keberuntungan, tanggal lahir, jumlah anak, dan lain sebagainya. Salah satu nomor punggung yang paling favorit adalah 10.

Ya, angka 10 memang menjadi idola. Beberapa klub menyematkan angka 10 pada pemain yang dianggap sebagai ujung tombak, kekuatan tim, bahkan tulang punggung kejayaan. Nah, Barcelona adalah salah satu klub yang menjadikan nomor punggung 10 sebagai nomor yang digunakan oleh pemain kunci.

Pemain-pemain hebat dengan nama besar di dunia pernah menggunakan nomor punggung 10 di Barca. Siapa saja mereka? Berikut ulasannya.

1.Diego Armando Maradona


Maradona adalah pemain bintang yang sangat fenomenal. Keajaiban kakinya mampu menyihir banyak pemain lawan untuk takhluk dengan dribblingnya yang akurat. Meski memiliki tubuh mungil, pemain asal Argentina ini sangat ditakuti di eranya.

Maradona pernah membela Blaugrana pada saat itu. Di barcelona, dia mengenakan nomor punggung 10, yaitu pada tahun 1982-1984.

2.Steve Archibald


Dia adalah pemain asal Scotlandia yang bermain untuk Barcelona. Di musim 1984-1988, dia menggunakan jersey bernomor punggung 10 menggantikan Maradona.

Pemain yang lahir pada 27 September 1956 ini merupakan pemain yang cukup berbakat. Dengan posisinya yang menjadi striker di musim bersama Blaugrana, dia mampu memberi tekanan pada bek dan kiper lawan.

3.Michael Laudrup


Selanjutnya adalah Michael Landrup. Seorang striker kelahiran Denmark, 15 Juni 1964 yang mengisi kekosongan nomor punggung 10 di Barcelona setelah era Steve Archibald.

Pria yang kini menjadi pelatih Swansea City ini dulu pernah meraih lima gelar juara La Liga secara berturut-turut. Empat gelar pertama ia raih bersama FC Barcelona. Bahkan pada tahun 1999, dia juga dinobatkan sebagai Pemain Asing Terbaik di Liga Spanyol dalam 25 tahun terakhir.

4.Romario


Siapa yang tak kenal pemain ini? Romario adalah seorang bintang Brasil yang sangat populer. Lahir di Rio de Janeiro, 29 Januari 1966.

Romario bergabung di Barcelona pada tahun 1993 hingga 1995. Dia memakai kostum dengan nomor 10 menggantikan Michael Landrup. Bersama Blaugrana Romario tampil sebanyak 84 kali dan mencetak 53 gol.

5.Giovanni Silva de Oliveira


Dia adalah pemain berbakat pemakai nomor punggung 10 selanjutnya di Barcelona. Berkebangsaan Brasil, Giovanni Silva de Oliveira menjelma menjadi pemain yang cukup di takuti lawan.

Insting gol pemain yang lahir pada 4 Februari 1972 ini cukup tinggi. Diboyong dari klub Santos FC di tahun 1996, Giovanni langsung bermain di tim reguler dan mampu mengemas 18 gol dalam satu musim. Pada tahun pertamanya bersama Barcelona ia memenangkan Piala UEFA Cup Winners 1996-1997. Namun dia hanya bertahan selama 2 musim saja di Barca dan hijrah ke klub Yunani, Olympiakos pada musim panas 1999.

6.Jari Litmanen


Dia adalah pemain asal Finlandia yang lahir pada 20 Februari 1971. Nama besarnya mulai mencuat bersama Ajax kala dia berhasil membawa klub asal Belanda tersebut menyabet gelar Liga Champions. Karirnya di Ajax kemudian terputus setelah dia menandatangani kontrak bersama Barcelona pada tahun 1999. Dia pun secara otomatis mengenakan kostum bernomor punggung 10 menggantikan Giovanni.

Dia kembali bertemu dengan mantan bosnya di Barcelona, yaitu Louis van Gaal. Litmanen sengaja didatangkan oleh van Gaal dan sejumlah pemain Ajax lainnya. Sayangnya, di Barcelona Litmanen kerap dilanda cedera sehingga membuatnay tampil dengan kurang maksimal.

Litmanen pun gagal beradaptasi dengan klub besar Spanyol tersebut. Hingga akhirnya mimpi buruk datang saat pelatih Van Gaal digantikan oleh Llorenc Serra Ferrer. Karir Litmanen seakan berhenti, dia dibekukan dari tim lantaran cedera meski kontrakknya baru habis satu tahun ke depan (2001). Dia pun harus rela kehilangan jersey nomor 10 saat itu.

7.Rivaldo Vitor Borba Ferreira


Ditangani oleh pelatih Llorenc Serra Ferrer, Barcelona berubah drastis. Pelatih tersebut lebih mengunggulkan pemain berdarah Brasil, yaitu Rivaldo. Rivaldo pun diberi mandat oleh Ferrer untuk mengenakan kostum bernomor punggung 10 setelah Litmanen dibekukan klub.

Karirnya bersama Barcelona cukup mentereng. Dia bermain sebanyak 157 kali dan berhasil mengemas 86 gol semasa bersama tim Catalan. Lima tahun bermain bersama Barcelona membuatnya semakin berkembang dari segi kualitas bermain. Dia berhasil membawa Blaugrana memangnkanjuara La Liga tahun 1998 dan 1999, serta Copa del Rey di tahun 1998.

Secara individu dia sukses memenangi gelar FIFA World Player of the Year dan European Footballer of the Year.

8.Juan Román Riquelme


Ditahun 2002, setelah era Rivaldo di Barcelona, ada era Riquelme. Riquelme adalah pemain asal Argentina yang diboyong dari Boca Juniors. Dia menggantikan Rivaldo mengenakan kostum bernomor punggung 10.

Karirnya bersama Blaugrana ternyata tak bisa sebagus Rivaldo. Dia lebih banyak dimainkan sebagai pemain pengganti.

9.Ronaldinho


Siapa yang tak kenal pemain yang sangat fenomenal ini? Talenta tinggi yang dimilikinya sudah tak diragukan lagi. Kemampuan dribbling, teknik oleh bola, sundulan maut, kecepatan, passing, hingga tendangan bebas pun dimilikinya.

Sinarnya mulai memancar kala dia berkostum Barcelona dengan nomor punggung 10 lengkap dengan nama terang 'RONALDINHO'. Ya, Ronaldinho adalah pemain Brasil keempat yang terbilang paling sukses bermain di Barca.

Pemain ini bergabung dengan Barcelona pada musim 2003-2004, kala itu dia hanya mampu mmebawa Blaugrana finis di peringkat dua La Liga. namun musim berikutnya, dia mempersembahkan gelar juara La Liga untuk Barca. Bahkan di tahun tersebut Ronaldinho berhasl menyabet penghargaan individu sebagai pemain terbaik dunia FIFA.

Nama besar Ronaldinho makin melambung saat Barcelona memenangi banyak kompetisi bersama klub Catalan itu. Lewat aksi individunya yang spektakuler, dia mampu menjadi momok bagi setiap lawan-lawannya. Hingga di tahun 2008 dia resmi meninggalkan Blaugrana menuju Milan.

10.Lionel Messi


Messi awalnya bermian untuk Barcelona Junior Infantil B dan Cadete B & A tim 2000-2003. Kala itu dia mampu mencetak 37 gol dari 30 pertandingan di cadete A.

Pada tahun 2008 adalah saat pertama kalinya pemain yang lahir 24 Juni 1987 ini menggunakan kostum bernomor 10 di Barcelona menggantikan Ronaldinho. Sebelumnya dia menggunakan nomor 30 dan 19. Seiring kemampuan yang mampu meliuk-liuk menipu lawan, Messi berhasil menjadi pemain terbaik dunia 4 kali berturut-turut.
readmore »»  

Selasa, 18 Maret 2014

10 Pemain Sepakbola Paling Setia Terhadap Klubnya

Dalam dunia sepakbola, godaan uang dan gaji dalam jumlah besar bisa menjadi faktor yang menggoyang kesetiaan para pemain kepada klubnya. Sudah tidak terhitung berapa banyak pemain yang rela meninggalkan klub yang telah membesarkan namanya karena berbagai macam godaan seperti faktor gaji yang ditawarkan maupun alasan mencari tantangan baru. Namun ada juga segelintir pemain yang punya loyalitas sangat tinggi kepada klubnya dan membayar tuntas kepercayaan yang telah diberikan klubnya dengan segudang prestasi, mereka tidak pernah silau terhadap berbagai tawaran menarik yang datang. Lalu siapa saja pemain yang termasuk ke dalam daftar ini?

1. Francesco Totti


Totti adalah salah satu pemain yang paling setia dengan klubnya. Loyalitasnya tak perlu diragukan lagi, sejak memulai karirnya di klub junior Roma pada tahun 1989, Totti masih mengenakan seragam Roma hingga sekarang. Ia telah menjadi salah satu legenda dan ikon klub ibu kota tersebut, tak heran ia sampai mendapat julukan Pangeran Roma

2. Javier Zanetti


Javier Adelmar Zanetti memulai karir di tim senior Inter Milan pada tahun 1995. Di usianya yang sudah kepala 4, pemain berkebangsaan Argentina ini masih setia dan menjadi salah satu pemain klub Nerazzurri. Ban kapten pun telah melekat di lengannya selama puluhan tahun. Sepanjang karirnya pasti banyak tawaran menarik yang datang namun ia mampu menahan godaan dan tetap setia hingga saat ini. Zanetti telah menjelma menjadi ikon klub dan legenda hidup di Inter Milan.

3. Iker Casillas


Perjalanannya di Madrid di mulai dari umur 9 tahun saat ia masuk ke akademi sepakbola Madrid. Saat ini Casillas telah berumur 36 tahun dan bisa dibilang ia telah menghabiskan seluruh hidupnya untuk Real Madrid. Sudah tak terhitung berapa banyak pemain dan pelatih yang datang dan pergi, namun kehadiran Casillas tetap bertahan dengan seragam putih-putih milik Madrid. Setelah kepergian Raul, otomatis Casillas yang menjadi ikon bagi klubnya. Jika nanti ia keluar dari Bernabeu seperti yang sudah dirumorkan, ia tetap akan menjadi salah satu pemain paling loyal.

4. Paolo Maldini


Sejak pertama kali masuk ke tim senior AC Milan di tahun 1985, total pemain ini telah berseragam Merah-Hitam selama 24 tahun. Sebuah karir yang panjang. Ia bertahan selama ini bukan karena sepi peminat, tapi karena bukti kecintaannya kepada klub yang telah membesarkan namanya. Siapa yang meragukan permainan dan kontribusi Maldini bagi AC Milan? Segudang prestasinya di atas lapangan telah menjadi pembuktian. Di luar lapangan pun ia merupakan sosok panutan bagi seluruh pemain AC Milan. Legend!

5. Ryan Giggs


Ryan Giggs merupakan salah satu pemain jebolan akademi Manchester United angkatan tahun 1992 yang biasa disebut “Class of 92″. Kesetiannya kepada Setan Merah tak perlu dibantah lagi. Selama karir profesionalnya ia hanya setia dengan satu klub. Di usia 40 tahun dan menjelang akhir karirnya, ia masih mampu memberikan penampilan terbaik untuk United. Ia tercatat sebagai salah satu pemain dengan pemegang gelar terbanyak

6. Steven Gerrard


Kapten Liverpool yang satu ini memang tipe pemain yang setia. Sepanjang karirnya ia hanya mengenakan seragam merah kebanggan publik Liverpool. Meski belum berhasil mempersembahkan gelar juara Liga Inggris bagi Liverpool, namun ia tetap bertahan dengan klubnya. Tahun 2005, Real Madrid pernah melemparkan tawaran fantastis sebesar 80 juta pounds kepada Liverpool untuk menjadikan Gerrard pemain termahal di dunia, namun Gerarrd sama sekali tak punya keinginan untuk meninggalkan Liverpool, tawaran tersebut pun ditepisnya jauh-jauh

7. Alessandro Del Piero


Di antara nama-nama di atas, Del Piero bisa disebut yang paling setia. Sejak awal kedatangannya, pemain berdarah asli Italia ini menjelma menjadi salah satu bintang besar. Hampir seluruh karir sepakbolanya ia habiskan bersama Juve. Cobaan besar datang saat tim berjuluk La Vecchia Signora harus didegradasi ke Serie B akibat skandal Calciopoli, beberapa pemain bintang pun memutuskan hengkang. Namun Alex tetap bertahan di klub kesayangannya dan berhasil membawa Juve kembali ke Serie A di musim berikutnya. Kecintaan publik Turin kepadanya pun bisa dilihat saat Juve memutuskan untuk tidak memperpanjang kontraknya, para Juventini melakukan protes keras kepada klub

8. Raul Gonzalez


Raul merupakan pemain kesayangan publik Bernabeu hingga saat ini. Klub ibu kota tersebut telah menjadi bagian penting dalam hidupnya, ia menghabiskan 16 tahun untuk bermain dengan seragam putih-putih. Kontribusinya untuk Madrid pun tak terbantahkan lagi, ia menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah klubnya dengan total 323 gol. Julukan Pangeran Bernabeu pun disematkan kepadanya, buah dari kesetiaannya kepada klub. Sayang menjelang akhir karirnya Real Madrid melepasnya ke klub lain, padahal impian Raul adalah pensiun di klub tersebut

9. Carles Puyol


Kapten dan palang pintu terakhir klub Barcelona ini sudah melekat kuat di hati publik Catalan. Sejak kedatangannya di tahun 1995, bek berambut gimbal ini tak sekali pun berganti seragam dengan klub lain. Ban kapten pun disematkan di lengannya sebagai tanda kepercayaan klub kepada pemain ini. Puyol membayar tuntas kepercayaan dari Barca dengan mempersembahkan puluhan gelar juara mulai dari kompetisi domestik, eropa hingga dunia. Sayang Puyol harus meninggalkan klub pada kahir musim ini, bukan karena uang, namun karena ia merasa tidak bisa tampil 100% lagi untuk klub sebesar Barca. Wajar saja, karena selama membela Barca ia tidak hanya mengorbankan waktu dan tenaganya, namun juga fisiknya yang mengalami tak kurang dari 35 macam cedera berbeda

10. John Terry


Nama terakhir yang masuk daftar pemain dengan loyalitas tinggi adalah John Terry. Pemain yang satu ini telah menjalani karirnya di Chelsea selama 16 tahun, kesetiaannya kepada klub dibayar dengan pemberian ban kapten. Kemampuannya mengawal pertahanan pun tak perlu diragukan lagi, ia termasuk salah satu bek paling tangguh di dunia. Melihat usianya yang sudah menginjak 33 tahun, tampaknya Chelsea akan jadi klub terakhir dalam karirnya.
readmore »»  

5 Fakta Menarik El Clasico

Mungkin belum pernah ada pertandingan derby sebesar dan sepanas antara Barcelona dan Real Madrid. Sejarah persaingan kedua tim sudah dimulai sejak 114 tahun yang lalu atau tepatnya pada tahun 1902. Kini kedua klub tersebut akan kembali bertemu pada Minggu (23/3), tentu selain akan memperebutkan juara Liga Spanyol juga akan memenangkan sebuah gengsi yang besar.

Sebenarnya panasnya pertemuan kedua klub adalah buntut dari sejarah dan politik yang terjadi di Spanyol dan merambah ke sepak bola. Walaupun demikian, tuanya sejarah pertemuan mereka ternyata telah menghasilkan beberapa fakta yang menarik. Berikut fakta menarik El Clasico:

1. Spanyol dan Catalonia


Real Madrid adalah kota tim yang berasal dari ibu kota Spanyol, Madrid. Sedangkan Barcelona adalah tim yang berasal dari kota Catalonia. Catalonia adalah sebuah kota di Spanyol yang mempunyai sejarah panjang, dan jangan lupa, semua warga Catalonia tidak pernah merasa kotanya adalah bagian dari Spanyol. Bahkan, Catalan, sebutan bagi warga yang mendiami kota Catalonia, memiliki lagu kebangsaan sendiri yang berjudul "Els Segadors". Hal itu sampai dibawa ke lapangan hijau.

Para pendukung Barcelona selalu menyanyikan lagu kebangsaan Catalonia saat pertandingan kedua tim berlangsung, baik di Camp Nou ataupun di Santiago Bernabeu. Nyanyian para fan Barca juga selalu dibalas dengan lagu kebangsaan Spanyol, "Que Viva Espana". Selain itu fans Barca juga sering membentangkan spanduk yang berisi "Catalonia is not Spain". Hingga saat ini para Catalan masih bersikeras untung melepaskan diri dari negeri Matador tersebut. Mungkin ini adalah faktor utama yang menjadikan derby ini akan selalu menjadi 'panas' dalam setiap pertemuannya.

2. Duel yang ke-225


Sejak perjumpaan pertama kedua tim tahun 1902, terhitung Barcelona dan Real Madrid sudah bertemu sebanyak 225 kali di semua ajang. Dari semua pertemuan tersebut, Madrid unggul tipis dengan mencatat 90 kemenangan, dan Barcelona dengan 87 kemenangan. Untuk urusan mencetak gol Madrid juga masih unggul dengan torehan 379 gol dan Barca 363 gol.

Hal menarik lainnya adalah ketika kedua tim pernah sama-sama menang dengan skor yang tidak sedikit alias menang telak. Kemenangan telak bagi Madrid terjadi pada tahun 1943 silam. Ketika itu Madrid mencukur habis Barca dengan skor 11-1. Barca juga punya catatan tersebut pada tahun 1950, Barca menghabisi Madrid dengan skor 7-2.

3. Persaingan Messi dan Ronaldo


Kedua pemain yang dalam beberapa tahun terakhir mengisi daftar pemain terbaik dunia ini juga turut andil dalam mencetak sejarah El Clasico. Sebabnya, kedua pemain ini adalah daftar pencetak gol terbanyak El Clasico (yang masih aktif bermain). Ronaldo sudah mencetak 12 gol dan Messi sudah mencetak 18 gol. Gol Messi ternyata menyamai rekor legenda Real Madrid, yakni Alfredo Di Stefano.

Sedangkan dalam urusan penampilan, kedua tim memiliki masing-masing satu nama untuk pemain yang paling banyak tampil di El Clasico. Dari Barcelona, Xavi Hernandez adalah pemain yang paling banyak tampil dengan 38 kali penampilan. Ilker Casillas mewakili Madrid sebagai pemain yang paling banyak tampil dengan 32 penampilan.

4. Cules dan Merengues


Setiap fan sepak bola di dunia manapun pasti mempunyai julukan, begitu juga dengan fan Barcelona. Les Cules atau yang berarti "pantat". Sebutan tersebut timbul karena ketika para fan Barca menonton pertandingan yang dimana stadion tersebut tidak cukup menampung semua penonton. Terpaksa, para penonton tersebut harus berada duduk di pinggir tribun. Kemudian "pantat" tersebut lah yang menjadi pemandangan dari luar stadion.

Sedangkan Real Madrid yang identik dengan baju putih sejak dulu dijuluki Merengues. Merengues atau Meringue adalah kue asal Prancis dengan toping gula, salah satu bahan pembuatannya adalah putih telur. Itu dasarnya Madrid dijuluki Los Merengues.

5. Pemain yang pernah bermain di kedua tim


Perpindahan pemain dari sebuah tim menuju tim lainnya tentu adalah hal yang lumrah atau yang biasa terjadi di dunia sepak bola. Namun lain Cerita kalau seorang pemain yang pernah bermain untuk Barcelona pindah ke Real Madrid atau sebaliknya. Teror pun menjadi makanan sehari-hari.

Luis Figo contohnya yang pindah dari Barcelona ke Real Madrid. Sudah pasti caci maki ia dapatkan dalam kehidupan sehari-hari di lapangan maupun di luar lapangan. Bahkan ia pernah dilempari segepok uang koin dan kepala babi ketika hendak mengambil sepak pojok.

Lain cerita dengan Luis Enrique. Dia bahkan secara terang-terangan menyudahi kontraknya di Real Madrid karena ingin segera bergabung dengan Barcelona. Walaupun awalnya ditolak oleh sebagian besar fan, namun perlahan ia bisa membuktikan dirinya.
readmore »»  

Jumat, 07 Maret 2014

7 Tim Yang Diprediksi Bakal Berjaya Di Piala Dunia 2014

Sebentar lagi, gelaran akbar Piala Dunia 2014 akan segera berlangsung. Bertempat di Brasil, ajang empat tahunan ini selalu memberikan tontonan yang menarik. Ada 32 negara yang akan ikut berlaga dalam kompetisi tersebut.

Akan tetapi, dari 32 negara tersebut ada beberapa negara yang difavoritkan sebagai juara nantinya. Negara mana saja? Simak ulasannya berikut ini:

1. Brasil


Sebagai tuan rumah, brasil tentu tidak ingin malu berlaga di kandang sendiri. Berbekal segudang pemain bertalenta tinggi, Brasil sangat difavoritkan juara di tahun ini.

Penampilan apik di Piala Konfederasi tahun lalu menjadi cerminan bahwa Brasil masih ada dan patut diperhitungkan. Nama-nama besar di dalamnya bakal menjadi momok bagi siapa saja. Dilatih oleh Luiz Felipe Scolari, Brasil akan mengandalkan pemain kuncinya, yaitu: Neymar, Thiago Silva, David Luiz, dan Oscar.

2. Argentina


Masih dari daratan Amerika. Argentina juga disebut sebagai kandidat negara peraih Piala Dunia 2014. Negara yang identik dengan pemain berjuluk La Pulga alias Lionel Messi ini sangat diharapkan bakal beringas di kompetisi tersebut.

Ditambah lagi Messi sangat ingin memenangkan Piala Dunia 2014 karena dia sendiri belum pernah membawa Argentina menang. Kala di tangani oleh Diego Maradona di empat tahun lalu, Messi dan kawan-kawan gagal mempersembahkan yang terbaik untuk negaranya.

Kini ditangan alenatore Alejandro Isabella, Messi dan para rekan setimnya akan berjuang keras. Adapun pemain kunci di Argentina adalah Angel Di Maria, Messi, Higuain, dan Aguero.

3. Spanyol


Negara yang terkenal sebagai negara matador ini juga masih difavoritkan menjadi juara. Di piala dunia 2010 lalu, La Furia Roja berhasil mengalah para pesaingnya dan merebut piala paling bergengsi di dunia ini.

Tak hanya itu, dua gelar juara Eropa berturut-turut dan menyandang juara bertahan piala dunia membuat Spanyol sangat patut diperhitungkan. Ditambah lagi para pemain yang bersinar saat ini makin menambah Spanyol PD.

Adapun pemain andalan yang bakal diturunkan oleh pelatih Vicente Del Bosque adalah sekelas Andreas Iniesta, Xavi, Juan Mata, Diego Costa dan Jordi Alba.

4. Jerman


Ini seperti tradisi. Jerman merupakan salah satu negara dengan talenta muda sepak bola yang cukup menakjubkan. Beberapa nama besar Jerman sudah sukses melalangbuana di sejumlah klub di belahan dunia.

Dengan mengandalkan pemain-pemain muda, Jerman tentu bukan lawan yang enteng. Terlebih lagi pelatih Joachim Low akan sangat selektif memilih siapa saja yang akan diikutkan di ajang empat tahunan tersebut.

Pemain Andalan Jerman nantinya adalah Mesut Ozil, Reus, Schweinsteiger, dan Hummels.

5. Italia


Jangan melupakan Italia. Negara ini masih menyimpan kekuatan yang luar biasa. Diperkuat beberapa pemain yang berpengalaman layaknya Pirlo, Buffon, dan Chiellini, Italia akan tampil habis-habisan.

Cesare Prandelli akan mengatur strategi apik untuk membuat lawan-lawannya keok. Meskipun sempat kalah 1-0 dari Spanyol beberapa hari lalu bukan berarti Italia buruk. Barisan striker Italia akan benar-benar siap untuk bertarung di Piala Dunia nanti.

Pemain yang diandalkan antara lain Pirlo, Buffon, Balotelli, El Shaarawy, dan Chiellini.

6. Inggris


Sempat terpuruk, performa timnas Inggris kini bakal digembleng oleh pelatih Roy Hodgson. Berlaga di Piala Dunia bukanlah pertandingan persahabatan, namun syarat gengsi.

Jajaran pemain asing yang menghiasi liga Inggris dituduh sebagai biang runtuhnya para pemain Inggris sendiri. Kini para nama besar Inggris siap memperbaiki kerusakan itu.

Hodgson nanti akan mengandalkan pemain sekelas Rooney, Gerrard, Wilshere, Welbeck, dan Lampard.

7. Belanda


Ditangani langsung oleh Louis van Gaal, timnas Belanda diprediksi bakal tampil ganas di Piala Dunia 2014 nanti di brasil. mantan pelatih Barcelona tersebut akan menyihir para pemain belanda untuk bisa menampilkan penampilan mengagumkan dan memenangkan kompetisi.

Diperkirakan, nama besar yang akan menjadi tulang punggung Belanda adalah Van Persie, Robben, Sneijder, dan Van der Vaart.
readmore »»